banner 728x90

Basri Rase Pimpin Apel Gabungan Operasi Ketupat Mahakam 2021 di Polres Bontang

  • Bagikan
, Basri Rase bertindak sebagai Pembina Apel membacakan Amanat Kapolri tentang Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tahun 2021 (Ayu/Jurnaltoday.id)
banner 728x90

BONTANG – Polres Bontang menggelar apel gabungan dalam rangka Operasi Ketupat Mahakam 2021 yang diselenggarakan secara serentak seluruh Indonesia mulai dari tingkat Mabes Polri hingga Kesatuan Kewilayahan, Rabu (05/052021).

Apel ini dilakukan sebagai bentuk pengecekan akhir dari Operasi Ketupat Mahakam dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H baik pada aspek personil, maupun sarana dan prasarana serta keterlibatan unsur terkait seperti, TNI, pemerintah daerah dan Mitra Kamtibmas lainnya.

Baca Juga :  Safari Ramadan 1442 H, PKT Salurkan Bantuan Operasional Bagi Masjid dan Musala Sekitar Perusahaan

Walikota Bontang, Basri Rase yang bertindak sebagai Pembina Apel membacakan Amanat Kapolri tentang Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tahun 2021.

Basri menyampaikan bahwa hari raya Idulfitri memungkinkan lonjakan aktivitas masyarakat dalam bentuk kegiatan ibadah, kegiatan di sentra ekonomi, serta kegiatan kemasyarakatan lainnya yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas dan pelanggaran protokol kesehatan Covid 19.

Baca Juga :  Tim Gugus COVID-19, Klaster PKT Positif 20 Orang

“Prioritaskan langkah-langkah, prinsip dan preventif secara humanis sehingga masyarakat betul-betul mematuhi protokol kesehatan,” ujar Basri Rase.

Oleh karena itu, Operasi Ketupat tahun 2021 akan dilaksanakan selama 12 Hari mulai tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021. Operasi Ketupat ini dilakukan Polri sebagai upaya dalam pencegahan penyebaran Covid-19 dan penegakan terhadap protokol kesehatan.

Baca Juga :  Pesangon Tak Terbayar, Eks Karyawan PT Kaltim Equator, Ancam Demo

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyematan pita tanda Operasi secara simbolis oleh Walikota Bontang kepada perwakilan masing-masing instansi yang terlibat.

“Di masa pandemi Covid 19 saat ini kita harus lebih peduli. Jangan sampai kegiatan hari Raya Idulfitri 1442 H menimbulkan cluster-cluster baru penyebaran Covid 19,” tukas Basri Rase. (ayu/*)

 

  • Bagikan