banner 728x90

Angka Kasus Positif Covid-19 Tembus Diatas 100.000 di Indonesia

  • Bagikan
banner 728x90

JURNALTODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah mewaspadai kluster penyebaran virus corona di Indonesia. Apalagi saat ini angka kasus positif Covid-19 sudah tembus melebihi 100.000.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito memaparkan, setidaknya ada delapan tempat yang menjadi kluster penyebaran virus corona saat ini.

Di antaranya yakni pasar atau tempat pelelangan ikan, pesantren, transmisi lokal, fasilitas kesehatan (faskes), acara seminar, mal, tempat ibadah, dan perkantoran.

Baca Juga :  DPP GMNI Soroti Persoalan dan Beri Rekomendasi untuk Peta Jalan Pendidikan Nasional

“Sekarang marak perkantoran di mana ada kenaikan kasus dari kluster perkantoran,” kata Wiku saat jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (27/7/2020).

Menurut dia hal semacam ini perlu kerja sama antar pihak sehingga penyebaran virus corona bisa dikendalikan dengan baik.

“Mohon petugas dikerahkan disiplin warga atau orang yang bekerja di situ karena untuk inilah kita kerja sama menekan kasus sehingga kluster ini tidak menonjol lagi,” imbuhnya.

Baca Juga :  Komnas HAM: Kami Masih Melakukan Penyelidikan Secara Detail

Wiku menuturkan, perubahan perilaku adalah kunci untuk memutus mata rantai penularan corona. Dengan sikap tersebut maka setiap orang bisa menjaga dirinya sendiri dan orang lain.

“Perubahan perilaku sangat utama untuk itu pastikan saudara sekalian memakai masker dan tidak boleh lengah menjalankan protokol kesehatan, kami paham memakai masker mungkin tidak nyaman tapi sangat penting untuk perbaikan kita bersama,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemprov DKI Jakarta Akan Menggandeng TNI-Polri Dalam Melakukan Pengawasan

Sebagaimana diketahui, pemerintah, Senin (27/7/2020) mencatat ada penambahan 1.525 kasus positif corona baru pada hari ini. Dengan demikian total jumlah warga yang terinfeksi mencapai 100.303.

Sementara itu kasus sembuh hari ini sebanyak 1.518 sehingga totalya 58.173. Kasus meninggal juga bertambah 57 orang sehingga totalnya 4.838. Adapun kasus suspek yang dipantau sebanyak 54.910 orang.

  • Bagikan