banner 728x90

Al Jam’iyatul Washliyah Mengemban Missinya Dengan Akhlak

  • Bagikan
ASWAN NASUTION
banner 728x90

Akhlaqul Karimah, amar ma’ruf nahi mungkar merupakan keteguhan sikap Al Jam’iyatul Washliyah mengemban misinya.

Karena akhlaq yang mulia, amar ma’ruf nahi mungkar, kita akan mampu mengangkat harkat dan martabat ummat dan organisasi Al Jam’iyatul Washliyah itu sendiri.

Oleh sebab Organisasi Al Jam’itul Washliyah dalam bidang pendidikannya yang menjadi skala prioritas adalah mengutamakan pendifikan akhlak tanpa harus menapikan Aqliyah dan Ilmiyah.

Sehingga mencerdaskan kehidupan bangsa yang berakhlak bagian yang tidak pernah tersendat apalagi berhenti dari amal-amal Al Jam’iyatul Washliyah.

Baca Juga :  Sosok Seorang Pemimpin Yang Siap Dikritik

Dan dengan melalui bidang pendidikan inilah pula yang menjadikan organisasi Al Jam’iyatul Washliyah dapat berkembang ke seluruh Nusantara ini sampai ke pelosok-pelosok desa terpencil.

Hilangnya nilai-nilai budi pekerti dan ahklaq dalam perilaku atau eksen-mengakibatkan perbuatan tercela yang merugikan dirinya, orang lain dan organisasinya.

Dengan demikian akhlak Rasulullah SAW itu harus tercermin dalam kehidupan khususnya berorganisasi.

Bagi warga Al Jam’iyatul Washliyah, belajar akhlak Rasulullah tentu bukan hanya untuk sekedar didiskusikan dan diseminarkan, tetapi adalah untuk diaplikasikan dalam semua hal dan keadaan.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Dipastikan Membuka Secara Resmi, Muktamar Al Washliyah KE XXII di Jakarta

Salah satu sumber penting akhlaq Rasulullah itu adalah Al Qur’an, sebab hadits menyebutkan bahwa akhlaq Rasulullah SAW adalah Al Qur’an. Maka kuncinya paling tidak adalah kita terbiasa membaca Al Qur’an sekaligus memahami dan mengamalkannya.

Dalam konteks berorganisasi, tidak dapat dipisahkan dengan akhlaq. Akhlak Rasulululah SAW juga harus bisa di cerminkan dalam kehidupan ber-washliyah.

Bagaimana Al Jam’iyatul Washliyah itu dapat memberi kemanfaatan dan kemaslahatan kepada ummat.

Jadi akhlaq itu bukan sesuatu yang terpisah dari diri kita, tetapi menjadi bersatu dalam sistim kehidupan pribadi, keluarga, bermasyarakat dan berorganisasi.

Baca Juga :  Esensi Isra 'Mi'raj dan Konsep Ihsan

Oleh karenanya, dengan harapan semoga warga Al Jam’iyatul Washliyah senantiasa menjadikan Akhlaq Rasulullah SAW sebagai pedoman berorganisasi.

Inilah sesungguhnya yang dimaknai Al Jam’iyatul Washliyah Tetap Menjadi Buah Hati Ummat dan Hiduplah Al Washliyah Zaman Berzaman.

Nashrum minallahi wa fathun qariib wabasysyiril mukminin.

Wallahu ‘Alam Bish Shawab.

Penulis : Al Faqir salah seorang warga Al Washliyah berada di Pulau Seribu Masjid.

  • Bagikan