Agus Haris Minta Wali Kota Tunggu Kajian Lingkungan Sebelum Bersikap

  • Bagikan
Agus Haris, Wakil Ketua DPRD Kota Bontang

BONTANG – Agus Haris minta Wali Kota Bontang tak terburu-buru menolak rencana pemanfaatan pelabuhan Lok Tuan untuk muat batu bara sebelum kajian dampak lingkungan turun.

Agus membeberkan bahwa seharusnya pemerintah mengambil sikap tolak atau setuju berdasarkan dasar hukum yang jelas.

Menurutnya sejauh ini kajian lingkungan belum terbit. Artinya, belum ada landasan kuat untuk mendukung sikap pemerintah.

Baca Juga :  Basri Rase Upayakan Peningkatan Pendapatan dari Pajak Daerah

“Semua pengusaha harusnya diperlakukan sama. Biarkan mereka menawarkan rencananya, setelah itu pemerintah buat mengkaji,” kata Ketua DPC Gerindra Bontang ini.

Selanjutnya Agus Haris menambahkan saat ini pihaknya masih menunggu kajian secara lengkap soal dampak lingkungan, dampak ekonomi, kesehatan maupun sosial masyarakat.

“pemerintah bekerja lebih dulu soal kajiannya, tentu tidak mungkin ada permohonan langsung diterima atau sebaliknya ditolak begitu saja,” katanya saat dikonfirmasi melalui saluran telepon, Jum’at (12/3/2021).

Baca Juga :  Gagal Dalam Perencanaan, DPRD Sentil Bapelitbang

Disampaikan pula oleh Wakil Ketua DPRD Kota Bontang ini bahwa terkait tawaran tersebut dinilainya dapat meningkatkan potensi Pendapatan Daerah dan serapan tenaga kerja bagi masyarakat Kota Bontang.

“kedepan jika mendapatkan lampu hijau dari pemerintah rencana itu berpotensi menyerap PAD dan serapan tenaga kerja,”sambungnya.

Terkait wacana penolakan yang dikeluarkan koleganya di DPRD Kota Bontang, dirinya mengakui tidak bisa melarang hal tersebut.

Baca Juga :  Junaidi Perjuangkan Penanggulangan Banjir Rob Bontang Kuala Segera Direaliasasi

Meski demikian ia tetap berharap agar semua berjalan sesuai mekanisme.

“DPRD ada mekanisme tersendiri dalam fungsi pengawasan, pertama memanggil pihak pemerintah dan perusahaan dalam RDP yang kemudian ditingkatkan menjadi rapat kerja, kemudian didapatkan analisa aspek kajianya, agar tidak terkesan buru-buru menyatakan sikap,” tutupnya. (004/redaksi)

  • Bagikan